You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Dinas Akan Mengevaluasi Per Minggu Pelaksanaan Pemberlakuan Tiket Kapal Ojek
photo Suparni - Beritajakarta.id

Pemberlakuan Tiket Kapal Ojek akan Terus Dievaluasi

Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Trasportasi DKI Jakarta, Pargaulan Butar Butar mengatakan, akan terus mengevaluasi pemberlakuan tiket kapal tradisional(ojek) di Dermaga Kali Adem,Jakarta Utara.

Sesuai kesepakatan, mereka harus melengkapi surat-surat dan alat kelengkapan kapal

Menurut dia, evaluasi penting dilakukan bukan hanya terkait pemberlakuan tiket tetapi soal ketertiban pemilik kapal dalam melengkapi surat-surat dan alat keselamatan penumpang.

"Ingat batasnya Oktober. Sesuai kesepakatan, mereka harus melengkapi surat-surat dan alat kelengkapan kapal," tegasnya, Senin (24/8).

Syahbandar Dorong Kelengkapan Ijin Pelayaran Bagi Kapal Ojek

Pargaulan berharap, kesempatan dan kemudahan yang diberikan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para pemilik kapal.

"Jika mereka tidak siap melengkapi itu,ya akan kita tinggal.Silakan pergi,jangan ambil penumpang di Dermaga Kali Adem," tandasnya.

Seperti diketahui, Sabtu (23/4) kemarin, pemberlakuan tiket bagi kapal ojek mula diberlakukan. Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI berharap secara bertahap pemilik kapal dapat melengkapi ketentuan yang ada, demi keselamatan penumpang dan ketertiban administrasi.

Dari pantauan Beritajakarta.com, pemberlakuan tiket hari pertama berjalan tertib, meski ada sedikit kendala terkait jumlah loket.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2057 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1033 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye930 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye928 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye811 personNurito